Apa Saja Penyebab Bayi Berat Lahir Rendah ?

www.healthxchange.sg

 

Berat badan lahir rendah adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang lahir dengan berat kurang dari 5 pon, 8 ons (2.500 gram). Rata-rata bayi baru lahir biasanya mempunyai berat sekitar 8 kilogram. Bayi berat badan lahir rendah mungkin sehat meskipun ia mempunyai bentuk tubuh yang kecil. Tetapi bayi dengan berat badan lahir rendah juga bisa memiliki banyak masalah kesehatan yang serius.

Apa yang menjadi penyebab bayi berat lahir rendah?

Berat badan lahir rendah paling sering disebabkan karena dilahirkan terlalu dini (kelahiran prematur). Hal ini berarti sebelum 37 minggu kehamilan. Bayi prematur mempunyai waktu lebih sedikit di rahim ibu untuk tumbuh dan bertambah berat badan. Sebagian besar berat bayi naik selama minggu-minggu terakhir kehamilan.

Penyebab bayi berat lahir rendah adalah suatu kondisi yang disebut pembatasan pertumbuhan intrauterin (IUGR). Kondisi ini terjadi saat bayi tidak tumbuh dengan baik selama kehamilan. Mungkin karena masalah dengan plasenta, kesehatan ibu, atau kesehatan bayi. Bayi dapat memiliki IUGR dan menjadi :

READ  Fakta Penyebab Kembar Siam

– Istilah penuh.

Kondisi ini berarti lahir dari 37 hingga 41 minggu kehamilan. Bayi-bayi ini mungkin secara fisik sudah matang, tetapi mempunyai bentuk tubuh yang kecil.

– Prematur. Bayi-bayi ini sangat kecil dan secara fisik belum matang.

Bayi mana yang berisiko mengalami berat badan lahir rendah?

Selain kelahiran prematur dan IUGR, hal-hal yang memengaruhi wanita hamil bisa meningkatkan risiko memiliki bayi berat lahir rendah. Kondisi ini termasuk :

– Infeksi selama kehamilan

– Tidak mendapatkan cukup berat selama kehamilan

– Kehamilan sebelumnya dengan bayi berat lahir rendah

– Merokok

– Alkohol atau penggunaan narkoba

– Usia kurang dari 17 atau lebih dari 35 tahun

Apa saja gejala berat badan lahir rendah?

Selain beratnya kurang dari 5 pon, 8 ons, bayi dengan berat lahir rendah terlihat jauh lebih kecil daripada bayi dengan berat lahir normal. Kepala bayi dengan berat badan lahir rendah mungkin terlihat lebih besar daripada bagian tubuhnya yang lain. Bayi juga sering terlihat kurus dengan sedikit lemak tubuh.

READ  Inilah Ciri – Ciri Bayi Dengan Berat Lahir Rendah

Bagaimana berat badan lahir rendah didiagnosis?

Salah satu alasan utama untuk ujian prenatal reguler adalah untuk memastikan bayi Anda tumbuh dengan baik. Selama kehamilan, ukuran bayi Anda diperkirakan dengan berbagai cara. Pertambahan berat badan yang stabil adalah salah satu cara untuk memeriksa pertumbuhan bayi. Cara lain adalah ketinggian fundus :

Untuk memeriksa tinggi fundus, penyedia layanan kesehatan mengukur dari bagian atas tulang kemaluan Anda ke bagian atas rahim Anda (fundus). Tinggi fundus diukur dalam sentimeter (cm). Cara ini hampir sama dengan jumlah minggu kehamilan setelah minggu ke-20. Misalnya, pada usia kehamilan 24 minggu, tinggi fundus Anda harus mendekati 24 cm.

Apabila tinggi fundus kurang dari yang diharapkan, kondisi ini mungkin berarti bayi tidak tumbuh dengan baik. Penyedia layanan kesehatan juga bisa menggunakan USG janin untuk memeriksa pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Ultrasonografi menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar bayi Anda. Cara ini lebih akurat daripada memeriksa tinggi fundus. Pengukuran bisa dilakukan pada kepala bayi, perut (perut), dan tulang kaki bagian atas (tulang paha). Pengukuran ini digunakan untuk memperkirakan beratnya.

READ  Tak Ingin Si Kecil Terserang Cacingan? Ini Penyebab Umum yang Sering Diabaikan

Bayi ditimbang dalam beberapa jam pertama setelah lahir. Beratnya dibandingkan dengan jumlah minggu kehamilan (usia kehamilan). Apabila berat bayi Anda kurang dari 2.500 gram (5 pon, 8 ons), ia memiliki berat badan lahir rendah. Bayi dengan berat kurang dari 1.500 gram (3 pon, 5 ons) saat lahir dianggap berat lahir sangat rendah. Bayi dengan berat kurang dari 1.000 gram (2 pon, 3 ons) adalah berat badan lahir sangat rendah.

Sumber :
www.urmc.rochester.edu
www.healthline.com