Kembar siam ialah suatu kelainan dimana bayi yang terlahir kembar memiliki kondisi tubuh saling menempel serta terhubung satu sama lain. Penyebab kembar siam dapat dipengaruhi faktor lingkungan, pada kembar siam bagian tubuh yang menyatu tersebut umumnya pada bayi kembar siam ialah dada, perut, dan panggul. Dalam beberapa kasus tertentu, bayi kembar siam bahkan hanya mempunyai satu organ tubuh.

Kasus bayi kembar siam dapat dikatakan langka. Menurut laman Mother and Baby, kemunculannya diperkirakan hanya 1 dari 200.000 kelahiran. Akan tetapi, sekitar 40 sampai 60 persen kasus ini justru menyebabkan bayi meninggal di dalam rahim atau sesaat setelah dilahirkan. Meskipun demikian, banyak juga bayi kembar siam yang tetap hidup setelah dilakukan operasi pemisahan.

Kembar siam tidak memiliki gejala yang spesifik. Gejalanya yaitu sama seperti kehamilan lainnya, sang ibu akan merasa lemas, mual, dan muntah-muntah pada masa awal kehamilan. Namun, rahim ibu dengan kandungan bayi kembar akan membesar lebih cepat dibanding ibu yang mengandung bayi tunggal.

READ  Moms, Yuk Kenali Bayi Berat Badan Lahir Rendah

Fakta Penyebab Kembar SiamSumber gambar : https://mommyasia.id

Lalu apakah penyebab bayi kembar siam yang cukup banyak diberitakan?

Putu Ayu Sumadi ditelusuri dari laman Kumparan telah melahirkan bayi kembar siam dengan jenis kelamin perempuan yang menunjukkan bagian dada hingga perut menyatu. Menurut keterangan  dokter obgyn di RSUP Sanglah, Bali bernama  dr. AG Ngurah Jayakesuma, kondisi bayi kembar siam merupakan salah satu kelainan bawaan pada kelahiran bayi. Kelainan bawaan merupakan kelainan yang ditemukan saat di dalam rahim atau saat lahir. Dan posisi dempet ialah termasuk kelainan bawaan walau pun nanti dia bisa hidup dengan baik.

 

Menurut Dokter Jaya pula menyatakan bahwa belum ada kajian yang memastikan penyebab kembar siam. Akan tetapi, dari data yang dihimpun dr. Jaya, diketahui 60 persen disebabkan oleh faktor lingkungan. Termasuk polusi udara  makanan serta  minuman.

Saat proses pembelahan kedua, selaput ketuban tetap dua, tapi rahim hanya punya satu plasenta. Sehingga pada kasus bayi kembar,bisa saja salah satu bayi mendapat banyak makanan, sementara bayi satunya tidak. Perkembangan salah satu bayi pun menjadi terhambat. Dilanjutkan, pada pembelahan ketiga, selaput ketuban dan plasenta masing hanya satu, tapi bayi masih membelah dengan baik.

READ  Inilah Penyebab Asma pada Anak

Pembelahan yang keempat, rahim hanya memiliki satu plasenta juga satu selaput ketuban, yang menyebabkan kemungkinan terjadinya kembar siam cukup besar. Akibat waktu pembelahan yang terlalu lama, sel telur pun menjadi berdempet.  Waktu pembelahan dipengaruhi beberapa faktor dan penyebab membelah tidak sempurna sehingga mengakibatkan kembar siam diantaranya dengan infeksi, kurang gizi, dan masalah lingkungan.

Sumber gambar : http://suksesjayamlg.com

Bayi yang dilahirkan kembar yaitu ketika sel telur yang sudah dibuahi berpisah dan berkembang menjadi dua individu. Proses pembelahan pada  sel telur menjadi dua biasanya terjadi pada hari ke delapan hingga 12 hari setelah proses bertemunya sel telur bertemu sperma. Apabila pembelahan terjadi melebihi jangka waktu ini maka pembelahan cenderung terhenti sebelum proses selesai dengan sempurna.

READ  Kembar satu plasenta

Inilah yang menyebabkan terjadinya bayi kembar siam. Teori lain juga menyebutkan bahwa kembar siam terjadi apabila dua embrio yang pada mulanya terpisah, lalu kembali menempel serta menyatu selama masa kehamilan. Pada kasus bayi kembar siam lahir sampai saat ini belum ada kepastiannya. Beberapa  teori lain menyebutkan bahwa embrio kembar siam sama seperti bayi kembar identik.

Seharusnya, embrio tersebut memisahkan diri menjadi dua individu secara sempurna. Akan tetapi, bayi kembar siam, memiliki proses pemisahan embrio berjalan lambat, lalu tiba-tiba berhenti sehingga mengakibatkan embrio melekat satu sama lain. Teori ini juga dianggap menjadi penyebab utama terjadinya kondisi bayi lahir kembar siam.

Itulah beberapa faktor penyebab kembar siam, jadi untuk Anda yang sedang hamil perlu memperhatikan beberapa hal untuk mencegah hal itu terjadi, diantaranya jangan lupa menjaga nutrisi makanan dan minuman yang dikonsumsi ya!

Sumber gambar:
https://mommyasia.id
http://suksesjayamlg.com